Jumat, 08 Maret 2013

CARA MENDAFTAR MUQOBALAH UIM (UNIVERSITAS ISLAM MADINAH) LENGKAP

CARA MENDAFTAR MUQOBALAH UIM (UNIVERSITAS ISLAM MADINAH) LENGKAP. Pelajari selengkapnya... maakum najah....

CARA MENDAFTAR MUQOBALAH UIM (UNIVERSITAS ISLAM MADINAH) TAHUN 2012/1433 H : Cara Pendafataran UIM secara Online, Syarat Pendaftaran Muqobalah UIM, Tempat & Waktu Pelaksanaan Muqobalah Jami’ah Islamiyyah Madinah 2012





3 Votes

CARA MENDAFTAR MUQOBALAH UIM (UNIVERSITAS ISLAM MADINAH) TAHUN 2012/1433 H : Cara Pendafataran UIM secara Online, Syarat Pendaftaran Muqobalah UIM, Pengumuman Tempat & Waktu Pelaksanaan Muqobalah Jami’ah Islamiyyah Madinah 2012

Oleh : dr.Abu Hana El-Firdan
Bismillah,
Tulisan ini sengaja saya buat untuk mempermudah ikhwan sekalian yang akan mendaftar ke Universitas Islam Madinah (UIM), data yang kami peroleh bersumber dari akhi Harits (santri Ma’had Adhwaus Salaf Bandung) yang pada tahun lalu alhamdulillah diterima dan telah berada di Madinah sejak bulan Februari 2012.
Perlu persiapan yang matang agar proses pendaftaran bisa berlangsung dengan lancar. Antusiasme muslimin untuk mendaftar beasiswa di negara yang sering dicemooh dengan sebutan “Negara Wahaby” bahkan dihujat dengan sebutan “Antek Sekutu & Amerika” ini sangatlah besar, ribuan pendaftar dari seluruh dunia sangat berharap agar mereka diterima dan diberi kesempatan untuk duduk belajar di UIM  serta mencicipi semua fasilitas bahkan uang saku yang semuanya “gratis”…
Banyak diantara peserta memiliki latar belakang “aliran” yang sangat membenci kelompok “Salafy-Wahaby”, namun toh demikian Sang Raja dan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia tetap “legowo” menerima bahkan memfasilitasi calon mahasiswa tersebut dengan terbuka dan lapang dada. Sungguh kebaikan yang tidak bisa terbalaskan…
Dikarenakan pada akhir waktu pendaftaran biasanya server Website resmi UIM di http://iu.edu.sa/ mengalami overload, error dan tidak bisa diakses, maka sebaiknya persiapan dan kelengkapan berkas dilakukan minimal 1 bulan sebelum pendaftaran dimulai.
INFO SEMENTARA YANG KAMI PEROLEH : INSYA ALLAH MUQOBALAH UIM TAHUN 2012 INI BERLANGSUNG PADA BULAN SYA’BAN 1433H
(UPDATE) 
Bismillahirrahmanirrahim

Insya Allah, Pondok Pesantren Darunnajah akan mengadakan “Dauroh Bahasa Arab, Imam Masjid dan Khotib serta Muqobalah ke Universitas Islam Madinah Munawwarah” bekerjasama dengan Universitas Islam Madinah Munawwarah dilaksanakan pada tanggal : 

27 juni 2012 / 7 Syaban 1433 – 12 juli 2012 / 22 Sya’ban

di Kampus Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta.
Informasi via http://www.darunnajah.com , email sekretaris.darunnajah@gmail.comatau sms 08158727773 (tidak melayani telepon). Syukron

********
LANGKAH PERTAMA : MENYIAPKAN KELENGKAPAN BERKAS
1. Membuat Tazkiyah (rekomendasi) dari 1 lembaga keislaman di negara asal, misalkan;
dari Departemen Agama/Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, atau dari 2 tokoh agama yang dikenal, misalkan; dari Ustadz alumni UIM.

Isinya berupa keterangan yang menjelaskan bahwa “calon mahasiswa” tersebut memiliki komitmen menjalankan kewajiban agama dan berpegang kepada adab-adab Islam sehingga diharapkan layak untuk dijadikan pertimbangan panitia UIM untuk diterima.
Proses pembuatan surat rekomendasi ini diharapkan bisa diperoleh dalam waktu 1-2 minggu.
2. Menyiapkan Ijazah (dan Daftar nilai ijazah) SMA atau yang sederajat untuk kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa arab dari lembaga penerjemah yang diakui dan terakreditasi. Predikat ijazah minimal jayyid jiddan (baik sekali)/rata-rata minimal 7,7. Usia tahun ijazah tidak lebih dari 5 tahun dan tidak pernah drop out (DO) dari universitas lain karena sebab akademis atau hukuman.
3. Menyiapkan akta kelahiran untuk kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa arab dari lembaga penerjemah yang diakui dan terakreditasi. Usia pemohon beasiswa tidak boleh lebih dari 25 tahun.
4. Menyiapkan Syahadah husni sirah wa suluk (surat keterangan berkelakuan baik), diutamakan dari sekolah asal/ SKCK dari kepolisian. 
5. Surat Keterangan Sehat dari penyakit menular dari dokter. Diusahakan dari RS pemerintah/puskesmas setempat.
6. Pasfoto ukuran 4 x 6. Pasfoto harus berlatarbelakang WARNA PUTIH dan tidak mengenakan peci/penutup kepala.
7. Kartu Tanda Penduduk (boleh diterjemahkan atau tidak)
PERHATIAN : Keenam jenis berkas tersebut harus di SCAN kemudian di SAVE dalam bentuk file .JPEG atau .PDF. kemudian disimpan di flashdisk atau hard disk. File berkas tersebut nantinya akan diminta ketika anda mendaftar secara resmi (via ONLINE/INTERNET) sebagai syarat untuk memperoleh NOMOR PENDAFTARAN ketika MUQOBALAH.
LANGKAH KEDUA : MENDAFTAR SECARA ONLINE VIA INTERNET DI WEBSITE RESMI UIM (http://admission.iu.edu.sa/Default.aspx)
1. klik alamat http://iu.edu.sa  klik gambar yang diberi tanda merah (pojok kiri bawah) ATAU langsung klik alamat http://admission.iu.edu.sa/Default.aspx

kalo halaman tersebut tidak bisa diakses berarti kemungkinan servernya OVERLOAD karena terlalu banyak yang mengakses.
3. akan muncul halaman berikut:

4.  (PILIH MENU>>> BAHASA INDONESIA), sehingga muncul halaman berikut ini :
5. klik tombol berikutnya :
 
KETERANGAN: LANJUTKAN LANGKAH PENGISIAN FORM ONLINE SEPERTI DIATAS SAMPAI SELESAI 
LANGKAH KETIGA : MENCETAK/PRINT NOMOR PESERTA & DATA IDENTITAS PESERTA MUQOBALAH
Setelah semua data diisi dengan lengkap, maka anda tinggal print Berkas (2 lembar) yang terdiri dari:
1. Lembar identitas dan Nomor peserta pendaftaran  Ujian Muqobalah UIM
2. Ceklist isian Masyaikh penguji untuk penilaian Muqobalah
Hanya kedua lembar kertas itu saja yang nanti harus Anda bawa ketika Muqobalah sedang berlangsung.
LANGKAH KEEMPAT : MENGHADIRI UJIAN MUQOBALAH

UPDATE : Daurah tahun ini insyaallah akan dilaksanakan pada 7 – 22 Sya`ban 1433 H/ 27 Juni – 12 Juli 2012 di tiga tempat berikut:

 1. Pondok Modern Darussalam Gontor.
CP: 081359363445, 081259282576, 08243223931, Fax: 0352 – 313323, Email: sekpim_gontor@yahoo.com
2. Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta.
CP: 08158727773 (sms saja, tidak melayani telepon), Email : sekretaris.darunnajah@gmail.com
3. Makassar, dan kemungkinan di Universitas Islam Negeri Makassar lagi.


Biasanya Sebelum Acara Muqobalah juga diadakan Dauroh selama 2 minggu yang sifatnya “tidak wajib” diikuti oleh peserta yang akan mengikuti ujian Muqobalah UIM.
Para peserta Ujian Muqobalah harus Membawa nomor pendaftaran yang didapatkan setelah mendaftar secara online ketika Muqobalah dan Ceklist isian Masyaikh penguji untuk penilaian Muqobalah.
Semoga Bermanfaat, Baarokallaahu fiikum..
*****

Kamis, 17 Januari 2013

join free and make money by signing up

Bingung nyari program referal terpercaya? di sini jawabannya... make money online is easy  
NETBATES
is a website that anyone can join free and make money by signing up companies offers and referring new member to the site. As most of the offers are from US companies so many of the paid to sign up opportunities are available to American only. People who live outside US can still earn money through the refer a friend program and fill out some low-paid offers.

Low-paid offers usually are free to sign up whereas high-paid offers generally require you to include credit card detail during the process of sign up. Your earning will depend on the number of free offers completed and your referral. If you can complete 5 cash offers daily, you should be earning more than $20.00 per month. The more you sign up the higher your earning. Completing offers isn't a difficult job (an easy task actually) some members said that it is fun doing it. They will pay you when the earning exceeds $20.00.

 SIGN UP NOW

Kamis, 06 Desember 2012

Melirik Jihad Cyber

Lantunan “Gaza Tonight” kembali terdengar. Alunan nadanya menghipnotis para pemirsa. Ditambah sejumlah gambar anak-anak Gaza yang terluka menjerit menahan sakit. Serta pemilihan judul tema berita yang bombastis, menambah lengkap rangkaian berita memilukan sore itu. Tak khayal, banyak penonton yang mencucurkan air mata melihat tayangan seperti itu.
#
MELIRIK JIHAD CYBER

Lantunan “Gaza Tonight” kembali terdengar. Alunan nadanya menghipnotis para pemirsa. Ditambah sejumlah gambar anak-anak Gaza yang terluka menjerit menahan sakit. Serta pemilihan judul tema berita yang bombastis, menambah lengkap rangkaian berita memilukan sore itu. Tak khayal, banyak penonton yang mencucurkan air mata melihat tayangan seperti itu.
Itu hanya salah satu stasiun televise kita, belum stasiun televise lainnya yang dengan kompak memberitakan kabar terakhir kondisi saudara-saudara kita di Gaza, Palestina. Sudah sepekan rangkaian tayangan-tayangan itu disajikan, menjadi top news hamper di semua media berita.
Saat makalah ini ditulis, kedua belah pihak, pasukan perlawanan Hamas dan pemerintahan Israel bersepakat untuk melakukan gencatan senjata. Namun, yang namanya Israel, tidak pernah menepati janjinya. Pasca perundingan gencatan senjata yang di fasilitasi mesir rabu (21/11), beberapa warga Palestina masih ditembaki mati.
Invasi yang terjadi selama 8 hari lamanya itu, menyisakan luka yang mendalam. Tercatat lebih dari 160 rakyat Gaza meninggal dunia, dengan mayoritas korban adalah anak-anak. Sedangkan korban luka mencapai 1000 orang. Dari pihak Israel sendiri dilaporkan hanya menewaskan 5 warga saja. Bukan hanya manusia saja yang menjadi korbannya. 400.000 pohon Zaitun di Gaza juga ditebas habis oleh militer Israel. Belum lagi tempat-tempat vital Gaza seperti rumah sakit, masjid, sekolah hingga kantor pemerintahan Hamas yang tidak sedikit hancur dibombardir Israel. Semuanya hancur. Hingga pemerintahan Israel mengklaim bahwa serangan kali ini adalah serangan terbesar mereka kepada Hamas dan Gaza-nya. Karena pemerintahan Hamas harus membangun kembali tempat-tempat umum itu dari nol, yang tentu saja membutuhkan waktu yang cukup lama.
Pelestina, milik siapa?
Tanah Pelestina seakan tidak ada habisnya diperebutkan. Tiga agama samawi, Islam, Kristen dan Yahudi saling mengklaim kepemilikan Palestina. Palestina adalah tanah konflik yang terus diperebutkan yang entah kapan akan berakhir. Namun, kita harus ingat disana terdapat Al-Aqsha, tanah suci umat islam, tempat para Nabi dan Rosul. Palestina adalah warisan kaum muslimin, dan hanya kaum muslimin yang berhak memilikinya. Umat islam telah mewarisinya sejak lebih dari 6000 tahun. Hal ini karena Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan pula Nasrani, tetapi seorang yang hanif dan muslim.
“Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nashrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali dia bukanlah termasuk golongan orang-orang musyrik.“ (Qs. Ali Imron : 67)
Karena itu, Zionis Yahudi tidak memiliki hak waris atas tanah Palestina. Sebab, Palestina adalah warisan keimanan. Dan Zionis Israel Yahudi saat ini berada dalam ruang keimanan yang berbeda. Bahkan bertentangan dengan pendahulu mereka itu.

Solidaritas untuk Palestina
Melihat tayangan-tayangan berita seperti di atas, membuat kaum muslimin Indonesia geram. Berbagai aksi solidaritaspun digalang. Bahkan beberapa demonstrasi di berbagai daerah di Indonesia tak tanggung-tanggung mengerahkan massa. Mereka mengecam Israel dan menuntut pemerintah Indonesia bertindak yang tidak hanya tinggal diam. Berbagai tuntutan dibacakan; mulai dari aksi boikot produk-produk Yahudi hingga tuntutan menerjunkan TNI ke medan jihab Gaza. Dan, aksi pun ditutup dengan penggalangan bantuan untuk korban di Gaza. Semua dilakukan demi solidaritas untuk Palestina.
Berbagai dukungan dari kaum muslimin dunia memberikan tenaga tersendiri untuk Hamas. Hamas tidak tinggal diam, serangan balik (meski tidak berimbang) pun dilancarkan. Partai politik yang anti Yahudi ini tetap getol mempertahankan tanah Gaza. Tanah yang bukan hanya milik mereka, namun milik segenap umat islam dunia. Bahkan Hamas berkomitmen, kalau seandainya penembakan atau berbagai invasi yang dilakukan oleh Israel kembali terulang pasca gencatan senjata, mereka tidak akan segan menyerang komunitas Yahudi di Israel.
Lain di Indonesia, lain di Hamas, lain pula solidaritas yang dilakukan oleh penggiat dunia maya, Anonymous. Kelompok yang mengaku sebagai kumpulan para Hacker international ini ikut turun tangan. Meski Anonymous tidak jelas diketahui dimana keberadaannya, dan kurang jelas pula alasan kenapa kelompok ini turut serta ambil bagian. Sedikit banyak kaum muslimin terbantu oleh kemunculan sosok kelompok ini.
Dari pengakuannya, Anonymous telah berhasil membobol 10.000 website Israel dan Yahudi. Hal ini dilakukan sebagai balasan atas pelanggaran kemanusiaan oleh Israel yang dinilai sangat melampui batas. Anonymous mengecam tindakan keji itu dengan cara mereka sendiri, yaitu meng-hack situs-situs mereka. Mereka merusak system jaringan website, mengacak kode dan sandi-sandinya, hingga berusaha memusnahkan website yang mereka anggap perlu dimusnahkan.
Masih dari pengakuan Anonymous, kelompok ini mendeklarasikan diri sebagai kelompok anti Yahudi, yang tidak akan pernah rela bahkan mendukung kebijakan yang dibuat Yahudi dan saudara kembarnya, Amerika Serikat. Anonymous juga menyatakan “Perang Salib” kepada Yahudi.
Selain berhasil membobol 10.000 website Israel, Anonymous juga mempunyai prestasi lainnya. Mereka pernah merusak jaringan air dan gas America, mereka juga pernah membongkar kebobrokan tentara Amerika AS di Irak dari sebuah percakapan elektronik anggota FBI. Yang tak kalah, kelompok ini telah menginspirasi banyak hanker (muslim) untuk melawan Israel dengan perang gaya mereka; gaya cyber. Anonymous Hamas kontra Israel, yang membangun kita akan pentingnya jihad di dunia maya. Melirik jihad cyber.
Sebuah kelompok perkumpulan hacker muslim juga ikut ambil bagian. Kelompok yang tidak mau menyebutkan jati dirinya ini mengaku telah berhasil membobol 420 website Israel Yahudi. Sebagai bentuk perlawanan mereka terhadap Israel yang membordir Gaza dalam sepekan lamanya.
Berpengaruhkan aktivitas para hacker ini terhadap kinerja musuh yang diserangnya? Sedikit atau banyak, pasti ada pengaruhnya. Dan aktivis seperti inilah yang penulis maksud sebagai jihad cyber melawan zionis.
Di dalam bukunya, Muhammad bin ahmad As-salim mengatakan bahwa aktivitas semacam ini, yaitu menjadi seorang hacker dapat membantu para mujahidin, yang kini tengah berhadapan dengan musuh di medan perang. Sebab, apa yang dilakukan para hacker menggunakan bahasa kekuatan dan serangan. Lebih lanjut beliau berpesan, “Barang siapa diberi anugrah keahlian dalam bidang ini, maka janganlah dia bersifat pelit untuk mempergunakannya dalam rangka membantu jihad. Keahlian ini bisa digunakan secara khusus untuk menghancurkan situs-situs yang memusuhi jihad dan mujahidin.”
Bukannya bermaksud meniadakan makna jihad yang sebenarnya; yaitu di medan perang. Jihad cyber memiliki beberapa keunggulan yang harus kita pahami. Yang bisa dijadikan alternative bagi kita yang memiliki kemampuan dibidang ini. Jika memang kita terhalangi untuk terjun langsung ke medan juang, cara ini bisa kita lakukan sebagai bentuk bantuan kepada mereka para mujahidin.
Dunia maya yang sifatnya “never turn off” atau tidak akan pernah mati memiliki keunggulan tersendiri. Para penggiat jihad cyber menyerang kapan saja dan dimanapun mereka mau. Jihad cyber tidak butuh lapangan luas untuk menginvasi lawan. Ruang sempitpun bisa dimanfaatkan. Lebih ekstrim lagi, beberapa hacker memakai jaringan wifi ditempat-tempat umum dalam melaksanakan aksinya.
Identitas “mujahid hacker” (meminjam istilah Imam Samudera) juga tidak mudah diketahui. Mereka bisa menyamarkan semua biodata diri, sehingga musuh sulit memprediksi serangan balik pun sangat kecil kemungkinannya terjadi. Yang paling sering, ketika lawan mengetahui situs web mereka di serang, mereka lebih memilih ‘defense’ (bertahan) daripada harus menyerang balik.
Yang perlu kita ketahui, dimana dunia maya jutaan informasi beredar tiada henti dalam hitungan detik. Informasi murahan yang dianggap sampah (hoax) hingga informasi vital yang akan menimbulkan pengaruh yang sangat luar biasa tersimpan didalamnya. Seorang hacker bisa mencari informasi yang mereka suka di situs-situs tertentu. Seperti wikileaks yang berhasil membocorkan informasi-informasi vital kenegaraan dari seluruh dunia. Aib-aib pemerintahan ditelanjangi habis-habisan kemudian disajikan di depan umum sebagai santapan public.
Akhirnya, kita harus sadar. Al-Masjid Al-Aqsha adalah warisan kaum muslimin. Yang harus kita jaga dan pertahankan. Begitupun dengan kondisi saudara seiman kita lainnya yang terus menjadi bulan-bulanan musuh, yang sangat membutuhkan bantuan kita. Bukan hanya materi namun juga kemampuan dan potensi yang kita miliki.
Bagi saudara seiman yang memiliki kemampuan untuk berjihad di dunia maya, berjihadlah di medan ini! Bagi yang belum mempunyai kemampuan di bidang ini, Muhammad bin Ahmad As-salim kembali berpesan, “Bagi yang tidak mengetahui teknik ini, hendaknya dia mempelajarinya, membuat musuh marah melalui aktivitas ini merupakan niat yang baik. Oleh karena itu, marilah kita berjihad meskipun lewat internet.” [ ] Wallahua’lam bish showab.#




Followers

Silahkan mengambil artikel yang ada di blog ini asal mencantumkan sumbernya.BUKU CATATAN MEDIA. Diberdayakan oleh Blogger.

 

© 2013 BUKU CATATAN MEDIA. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top